SELAMAT DATANG DI PERSINGGAHAN RINDU
Sekedar persinggahan, untuk melunaskan segala kerinduan. Terinspirasi kata-kata seorang teman "Menulislah sebelum mati" salah satu kontruksi dari persinggahan ini.

Selasa, 08 Desember 2009

Tentang Sebuah Kota [2]


Kota ini telah berpinak prahara
Diseluruh penjuru...

Di sudut-sudut kota penuh luka, berlipat duka...

Angin kencang berhembus
Mengusung rindu kerontang

Berserakan...

Menghantar rintihnya yang mengekang
Tatkala rindu sungguh mengharu
Selalu, lelaki mengajari merajah rindu...


“Kang mas... Penyakit aneh ini telah sedemikian hingga menggerogoti tubuhku. Aku membenci meskipun indahnya aku rindu... Biarkan aku membawanya pulang ke desa menemaniku diujung senja...” perempuan ini berucap lirih

Tercekat, segala yang dikenai waktu terhenti.....!

“Kang mas... Kau lihatlah! Aku kini dibawah bintang.. Tak peduli ia sembunyikan wajahnya, aku merasakan hangatnya...” begitulah perempuan ini memupuri diri

Di belantara sunyi hamparan ilalang...
Rindu merobek-robek palung hati
Tentang sebuah kota, lukisan di satu purnama

Dimana pernikahan sunyi seharusnya terjadi...

02 Oktober 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar